Menjadikan Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga Sebagai Penyelenggara Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Di Bidang Kebidanan Yang Unggul Dalam Service Excellent Yang Berintegritas Tinggi Dan Berdaya Saing di Tingkat Nasional Menuju Asia Tahun 2030".
MISI PRODI KEBIDANAN PROGRAM DIPLOMA TIGA
Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dibidang Kebidanan yang berintegritas tinggi dan berdaya saing secara nasional dan internasional
Menyelenggarakan iklim akademik yang kondusif yang mendukung perwujudan visi Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga STIKes Mitra Husada Medan
Menyiapkan peserta didik agar menjadi lulusan yang service excellent, berakhlak, berintegritas tinggi serta berdaya saing di tingkat nasional dan internasional
Mengembangkan Praktik Kebidanan berbasis fakta (Evidance Based Practice) yang bercirikan Kegawatdaruratan Dalam Pelayanan Kebidanan dan Berjiwa Kewirausahaan (Enterpreneur)
Menyelenggarakan kerjasama dengan instansi dan lembaga terkait baik di tingkat nasional dan internasional
TUJUAN PROGRAM STUDI KEBIDANAN PROGRAM DIPLOMA TIGA
Menghasilkan, mengembangkan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang Service Excellent, berintegritas tinggi dan berdaya saing secara nasional dan internasional
Terwujudnya iklim akademik yang kondusif yang mendukung visi dan misi STIKes Mitra Husada Medan
Menghasilkan lulusan bidan profesional yang Service Excellent unggul dalam kegawatdaruratan kebidanan dan berjiwa kewirausahaan praktik kebidanan yang berakhlak, berintegritas tinggi serta berdaya saing di tingkat nasional dan internasional
Menghasilkan praktik kebidanan yang Service Excellent berbasis fakta (Evidence Based Practice)
Menghasilkan kerjasama dengan instansi dan lembaga terkait di tingkat nasional maupun internasional
PROFIL LULUSAN
Care Provider
Lulusan Ahli Madya Kebidanan berperan sebagai pemberi asuhan kebidanan esensial dengan service excellent yang mempunyai kemampuan mengaplikasikan Kegawatdaruratan kebidanan dan Kewirausahaan (Enterpreneur) dalam asuhan kebidanan dengan memanfaatkan IPTEKS pada ibu hamil, bersalin, nifas dan menyusui, bayi baru lahir, balita dan keluarga berencana & kesehatan reproduksi sesuai siklus hidup perempuan pada kondisi normal, maupun dengan penyulit secara profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan kode etik profesi serta mampu berdaptasi dengan berbagai situasi (evidence based) dengan menggunakan manajemen kebidanan pada tatanan pelayanan kesehatan primer, sekunder dan tertier.
Communicator
Lulusan ahli madya kebidanan mampu menjadi seorang komunikator handal dibidang kesehatan dengan service excellent. Profesi seorang komunikator dapat menjadi seorang penyuluh dibidang kesehatan. Sebagaimana kita ketahui bahwa seorang komunikator dapat berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat maupun sebaliknya terutama untuk daerah yang berada dipelosok atau daerah-daerah terluar di Indoensia. Komunikator memegang peranannya sebagai pilot project dibidang kesehatan yang pada akhirnya akan meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat dan kesenjangan dibidang kesehatan antara wilayah desa dan perkotaan (khsusus nya kesehatan ibu dan bayi ) yang terjadi selama ini dapat diminimalisir.
Decision Maker
Lulusan ahli madya kebidanan yang mempunyai kemampuan mengambil keputusan klinik yang tepat dengan service excellent. Sebagai seorang bidan yang professional akan sering dihadapkan pada kondisi-kondisi kegawatdaruratan kebidanan bencana alam seperti pada saat ibu melahirkan dengan kondisi gawat darurat di daerah bencana alam sehingga pengambilan keputusan yang tepat akan memberikan hasil yang tepat pula. Pengambilan keputusan yang tepat dalam asuhan kebidanan kepada individu, keluarga dan masyarakat dengan menggunakan prinsip patnership.
Community Leader
Lulusan ahli madya kebidanan berperan sebagai penggerak masyarakat dalam bidang kesehatan ibu dan anak dengan memanfaatkan IPTEKS melalui upaya promotif, preventif, serta kerjasama lintas program dan lintas sektoral untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak dengan memperhatikan potensi, sosial budaya dan sumber daya lokal yang tersedia (mampu beradaptasi dengan berbagai situasi) yang bercirikan service excellent.
Enterpreneur
Lulusan ahli madya kebidanan memiliki jiwa Enterpreneur (berwirausaha dalam bidang kebidanan dan kesehatan dengan memanfaatkan IPTEKS kebidanan) dengan keunggulan kegawatdaruratan kebidanan dan berjiwa kewirausahaan yang bercirikan service excellent.