Implementasi Gerak Triple-E: Pemberdayaan Kader dalam Skrining HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada Ibu Hamil di Desa Bangun Rejo Tahun 2026
Dalam upaya memperkuat sistem kesehatan di tingkat desa, Dosen Program Studi Diploma Tiga Kebidanan STIKes Mitra Husada Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berfokus pada kesehatan maternal di PUSTU Desa Bangun Rejo pada Rabu, 19 Februari 2026. Kegiatan ini mengusung tema besar: “Implementasi Gerak Triple-E: Pemberdayaan Kader dalam Skrining HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada Ibu Hamil”. Pelaksanaan pengabdian ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dan perangkat Desa Bangun Rejo guna mendukung target global Sustainable Development Goals (SDGs). Secara khusus, kegiatan ini menyasar SDGs No. 3 (Good Health and Well-being) untuk memastikan kesehatan ibu dan anak, serta SDGs No. 4 (Quality Education) melalui peningkatan pengetahua bagi tenaga Kader. Dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat, tim dosen STIKes Mitra Husada Medan memberikan edukasi Tentang pentingnya Triple Elimination (Triple-E). Tujuan dari pengabdian ini adalah membekali para kader kesehatan desa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan skrining deteksi dini terhadap tiga infeksi menular yang berisiko tinggi pada masa kehamilan, yaitu HIV, Sifilis, dan Hepatitis B. Langkah preventif ini sangat penting untuk memutus rantai penularan dari ibu ke anak (PPIA). Kegiatan ini berlangsung secara interaktif oleh para Kader PUSTU Desa Bangun Rejo. Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam pencapaian Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mengedepankan service excellent, sehingga Desa Bangun Rejo dapat menjadi model desa yang tangguh dan sehat di masa depan